puisi : tak perlu

Tak perlu lagi tanya,
Aku temukan diriku terpuruk di sudut paling luka dalam tangisan.
“Berhenti lah berteriak di kepalaku!” Enyah saja.
Kau adalah mimpi buruk di malam yang amat panjang.
Aku, terpenjara.

Tak perlu lagi mencari,
Kata-katamu mengiris segala nadi.
Mantra yang merobek hati.
Rindu pilu memadu dari berpuluh-puluh nyeri.
Berbalut sepi.
Mati, rasaku mati.

tak perlu, tak perlu.

Cirebon, 06 November 2017
Dini Lestari