Kisahku Kasihmu, “You Rock My Day”

Rindu

Selasa, 21 Oktober 2014

“Lagi apa?”
“Dimana?”
“Sama siapa?”
“Berbuat apa?”

Ini adalah kalimat favorite istriku di SMS. Entah berapa menit sekali dia akan mengirim SMS dengan kalimat yang sama. Tentu saja aku balas dengan jawaban yang sama pula. Herannya dia tidak pernah bosan kirim dan terima SMS yang sama.

Dulu, waktu kami masih pacaran. Setiap kali dia SMS selalu diawali dengan “lagi sibuk ga?” atau “selamat pagi…siang…sore…” dan selalu menunggu dengan manis balasan SMS dariku.

Hari Senin sore kemarin, setelah ritual SMSnya aku balas.
“Aku lagi buat rekap laporan ya, Hun”
“Udah siapin buka puasa belum?” SMSnya lagi

Aku memang sedang belajar puasa sunnah Senin dan Kamis. Karena sedang khusuk membuat laporan, SMSnya tidak segera aku balas.
5 Missed Call
3 SMS berbunyi sama “kooo SMS aku gak dibaleeesss???”
Dan 1 Messenger “kooo GPSnya gak aktiiif? Kamu dimana?”

Eugh!!!

“Aku lagi buat laporan dulu, sayang. Kalo udah beres, aku telepon kamu yah”
“Kan tinggal jawab ‘sudah’ atau ‘belum’ gak ngabisin waktu 1 menit” dengan emo manyun

Hihihi

Pernah lagi, di pagi buta ada 11 Missed Call dari istriku. Terkantuk-kantuk aku meneleponnya
“Pagi Maduuu…”
Tanpa BA BI BU, dia langsung nyamber
“Huuun…jepit rambut aku dimana yaaa?”

Aaakkk…pagi-pagi buta menelepon berkali-kali hanya untuk bertanya dimana jepitnya?
Istri siapa iniii???
“Poni aku lagi gak oke, jadi mesti pake jepit”

Berimajinasi adalah salah satu hoby istriku selain banyak bercerita. Dia menempatkan seolah-olah aku ada di rumah, jadi aku pun akan berandai-andai ada di rumah bersamanya dengan pura-pura membantunya mencari jepit rambut. It’s perfect alarm.

Hari ini Selasa, 21 Oktober 2014 pukul 14.00 WIB. Sejak pagi aku belum menerima SMS atau pun telepon darinya. Aku pun lupa menghubunginya, ada apa ya? Aneh. Pantas saja, aku merasa kehilangan salah satu job deskku : membuat istriku selalu bahagia setiap hari. Sepi rasanya.

Sebelum aku menghubunginya, iseng aku mengintip sosial media milik istriku. Dan WAW…eksis sekali rupanya. Sejak pagi dia cekakak cekikik di MedSos. Aku menarik nafas lega. Syukurlah dia baik-baik saja. Dan bisa ditebak ketika akunku muncul di status MedSos Pathnya
“Kriiing!!!” telepon dari istriku berbunyi
“Kemana ajaaaa, kooo gak ada kabar?”
“Liat ini jam berapa?”
“Kamu lagi apa sih? Dimana? Sama siapa?”
“Kooo aku dilupakan? Hiks”
Terdengar suara manjanya disana.

Alhamdulillah, istriku sehat-sehat saja.

—Tuhan menciptakan kasih dan sayang yang luar biasa, karena wujudnya tidak melulu seperti kata mutiara yang romantis atau pun senyum dengan janji termanis saat pertama kali kencan. Saat kita melepas jabat erat Bapaknya, saat itu pula cinta yang sesungguhnya dimulai. Cinta yang bertanggung jawab.

Aku percaya, kenapa mulut bawel seorang istri, bau asem tubuhnya, rambutnya yang acak-acakan karena seharian ngurus rumah, lupa mandi dan segala hal yang membuatnya lebih natural bahkan rasa masakannya yang aneh di lidah membuat rasa sayang untuk istri semakin menggemaskan di hati setiap suami. Karena itu lah anugerah kasih sayang yang Tuhan berikan pada setiap pasangan agar hidupnya lebih berwarna.